Ormas MB PKRI menyoroti Asap Hitam dari Cerobong PT BSP Diduga Mengandung Zat Berbahaya Tanjung Lalang, Muara Enim – 10 Mei 2025

Warga Desa Tanjung Lalang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dibuat resah dengan kemunculan asap hitam pekat yang keluar dari cerobong pabrik PT BSP. Kejadian tersebut direkam oleh warga dalam sebuah video amatir yang kini telah beredar luas di berbagai grup WhatsApp masyarakat.

Menurut keterangan warga, asap hitam tersebut sering terlihat pada sore hari dan didahului oleh suara bergemuruh yang berasal dari area pabrik. Masyarakat menduga kuat bahwa asap tersebut mengandung zat kimia berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan dan mencemari lingkungan sekitar

Artikel yang ditulis oleh seorang aktivis lingkungan di Muara Enim menyoroti bahwa pencemaran udara seperti ini bisa mengakibatkan penyakit pernapasan, asma, gangguan jantung, kanker, hingga kerusakan kulit. Selain dampak terhadap manusia, polusi udara juga mengganggu produktivitas tanaman dan mempercepat pemanasan global akibat pelepasan gas rumah kaca.

Asap hitam dari cerobong PT BSP diduga mengandung partikel halus (PM2.5), sulfur dioksida (SO₂), nitrogen dioksida (NO₂), serta sejumlah gas berbahaya lainnya. Paparan zat-zat tersebut sangat berisiko bagi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki penyakit pernapasan.

Menindaklanjuti informasi yang beredar, wartawan mencoba menghubungi pihak manajemen PT BSP humas namun no wasap nya tidak pernah aktif dan dari sekian no wasap hanya nya satu yang respon dan menjawab itu bukan wewenang saya dan silahkan langsung ke GM pak perdamean-sibhombing-lalu awak media meminta no wasap untuk berkomunikasi dengan pihak GM dan beliau menjawab silahkan datang ke kantor.

Menindak lanjuti masalah ini
warga berharap agar pemerintah daerah, dinas lingkungan hidup, dan pihak berwenang segera mengambil langkah investigasi dan penindakan yang tegas demi menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.

Pewarta (temOrmas MB PKRI menyoroti Asap Hitam dari Cerobong PT BSP Diduga Mengandung Zat Berbahaya
Tanjung Lalang, Muara Enim – 10 Mei 2025

Warga Desa Tanjung Lalang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dibuat resah dengan kemunculan asap hitam pekat yang keluar dari cerobong pabrik PT BSP. Kejadian tersebut direkam oleh warga dalam sebuah video amatir yang kini telah beredar luas di berbagai grup WhatsApp masyarakat.

Menurut keterangan warga, asap hitam tersebut sering terlihat pada sore hari dan didahului oleh suara bergemuruh yang berasal dari area pabrik. Masyarakat menduga kuat bahwa asap tersebut mengandung zat kimia berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan dan mencemari lingkungan sekitar.

Artikel yang ditulis oleh seorang aktivis lingkungan di Muara Enim menyoroti bahwa pencemaran udara seperti ini bisa mengakibatkan penyakit pernapasan, asma, gangguan jantung, kanker, hingga kerusakan kulit. Selain dampak terhadap manusia, polusi udara juga mengganggu produktivitas tanaman dan mempercepat pemanasan global akibat pelepasan gas rumah kaca.

Asap hitam dari cerobong PT BSP diduga mengandung partikel halus (PM2.5), sulfur dioksida (SO₂), nitrogen dioksida (NO₂), serta sejumlah gas berbahaya lainnya. Paparan zat-zat tersebut sangat berisiko bagi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki penyakit pernapasan.

Menindaklanjuti informasi yang beredar, wartawan mencoba menghubungi pihak manajemen PT BSP humas namun no wasap nya tidak pernah aktif dan dari sekian no wasap hanya nya satu yang respon dan menjawab itu bukan wewenang saya dan silahkan langsung ke GM pak perdamean-sibhombing-lalu awak media meminta no wasap untuk berkomunikasi dengan pihak GM dan beliau menjawab silahkan datang ke kantor.

Menindak lanjuti masalah ini
warga berharap agar pemerintah daerah, dinas lingkungan hidup, dan pihak berwenang segera mengambil langkah investigasi dan penindakan yang tegas demi menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.

(tem MB PKRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *