Tanjung Enim, 21 Agustus 2025 – Seorang warga Tegalrejo, Ibu Sumiati, menjadi korban arogansi oknum kurir dari jasa pengiriman J&T. Kejadian ini terjadi di warung milik Ibu Sumiati, yang terletak di kawasan Tegalrejo, Tanjung Enim.
Menurut keterangan yang dihimpun di lokasi, insiden bermula ketika seorang kurir J&T mengantarkan paket yang diklaim dipesan melalui aplikasi TikTok. Namun, Ibu Sumiati membantah bahwa dirinya telah memesan paket tersebut.
“Saya tidak pernah merasa memesan paket dari TikTok, apalagi dengan nama dan nomor saya. Mungkin ada orang tak bertanggung jawab yang menggunakan alamat dan nomor WhatsApp saya,” ujar Ibu Sumiati.
Namun, penolakan tersebut tidak diterima dengan baik oleh oknum kurir. Ia bersikeras bahwa paket tersebut milik Ibu Sumiati. Perdebatan pun memanas hingga terjadi cekcok mulut.
Situasi semakin tidak terkendali ketika sang kurir menendang etalase warung milik Ibu Sumiati hingga pecah. Etalase tersebut diketahui masih baru dan digunakan untuk menyimpan dagangan. Tak hanya itu, sejumlah roti dagangan milik Ibu Sumiati pun dibanting oleh kurir tersebut.
Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar, yang merasa prihatin dan khawatir terhadap sikap arogansi yang ditunjukkan oleh oknum kurir.
“Kami sebagai warga pengguna jasa pengiriman merasa tidak nyaman. Semoga pihak J&T bisa memberikan klarifikasi dan tindakan tegas terhadap oknum tersebut,” ujar salah satu warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak J&T terkait insiden tersebut.
(Tim)