ORMAS KPK-ME DAN MASYARAKAT DESA LINGGA SIAP GELAR AKSI DEMONSTRASI DI TANJUNG ENIM

Tanjung Enim, 30 Mei 2026 – Organisasi Kemasyarakatan KPK-ME bersama masyarakat Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, menggelar rapat koordinasi sebagai langkah persiapan menjelang rencana aksi demonstrasi terhadap salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah Tanjung Enim.

Rapat yang dihadiri oleh pengurus KPK-ME, tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan warga tersebut membahas berbagai aspirasi masyarakat yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dari pihak perusahaan. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait langkah-langkah yang akan ditempuh secara damai dan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Ketua KPK-ME, Amat Nangwi (Jangkuk), menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus mengawal berbagai aspirasi masyarakat agar dapat tersampaikan kepada pihak perusahaan dan instansi terkait.

“Kami hadir sebagai wadah perjuangan masyarakat. Aksi yang akan dilaksanakan nantinya bertujuan menyampaikan aspirasi secara terbuka, damai, dan sesuai ketentuan hukum. Kami berharap pihak perusahaan dapat membuka ruang komunikasi yang baik demi terciptanya solusi yang menguntungkan semua pihak,” ujar Amat Nangwi Jangkuk.

Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan harapan terkait berbagai persoalan yang mereka rasakan. Oleh karena itu, KPK-ME bersama masyarakat Desa Lingga berkomitmen mengedepankan dialog serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Dalam rapat tersebut, para peserta juga menyampaikan dukungan terhadap rencana aksi yang akan digelar dalam waktu dekat. Mereka berharap perusahaan dapat lebih responsif terhadap berbagai aspirasi masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Selain membahas substansi tuntutan, rapat juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama pelaksanaan aksi. Seluruh peserta diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan tetap menghormati proses penyampaian pendapat secara demokratis.

Rencananya, aksi tersebut akan melibatkan anggota KPK-ME serta masyarakat dari sejumlah wilayah sekitar Tanjung Enim. Koordinator lapangan masih melakukan pendataan peserta dan mempersiapkan pemberitahuan kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku.

Melalui aksi ini, KPK-ME berharap terbangun komunikasi yang lebih baik antara perusahaan dan masyarakat sehingga berbagai persoalan yang menjadi perhatian warga dapat diselesaikan melalui dialog yang konstruktif dan berkeadilan.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *