Muara Enim, Sumatera Selatan — Rabu, 19 November 2025.
Insiden hilangnya sebuah amplop berisi uang diduga terjadi di Warung Bibek Sayur saat Ketua IWO Muara Enim, Bahri, tengah mengikuti sebuah pertemuan dengan pihak PT yang melakukan pembayaran kontrak.
Dalam pertemuan tersebut, terdapat dua amplop pembayaran. Saat sesi transaksi berlangsung, salah satu amplop diduga terjatuh ke bawah meja tanpa disadari. Setelah pertemuan selesai, Bahri langsung menuju kantor IWO di Pesawaran. Sesampainya di kantor, ia baru menyadari bahwa hanya satu amplop yang terbawa.
Menyadari hal itu, Bahri segera menghubungi kerabatnya untuk kembali ke Warung Bibek Sayur guna meminta pemilik membuka rekaman CCTV. Setelah rekaman diperiksa, tampak seorang oknum karyawan warung mengambil sesuatu dari lokasi jatuhnya amplop.
Namun, karyawan tersebut membantah telah mengambil amplop dan mengaku hanya mengambil tisu. Pihak keluarga Bahri menilai penjelasan itu janggal, sebab di atas meja tidak ditemukan adanya tisu seperti yang diklaim.
Pihak keluarga meminta aparat penegak hukum (APH) untuk memeriksa rekaman CCTV secara resmi dan menindaklanjuti dugaan pengambilan barang milik konsumen tersebut.
Mereka juga menyoroti bahwa tempat usaha seharusnya menjaga keamanan barang bawaan konsumen, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen.
(Redaksi)